Lencana Facebook

Sabtu, 17 September 2011

Oleh-oleh Mudik 25 Agustus sampai 8 September 2011

Teguh Maliki Ramadhan dengan gayanya yang ehem ehem ehem.








Fajrul Azmi Syahputra, sibungsu pun tak kalah dengan actionnya.








Lihatlah Teguh Maliki Ramadhan, dengan latar jembatan Siti Nurbaya Padang.







Anak-anakku dan mamanya yang menikmati jalan-jalan mudik ini, Fadlun Rahmandika, mamanya Dwi Puspita Rahyunie, Teguh Maliki Ramadhan in actioun tak jauh dari jembatan Siti Nurbaya padang.





Aku dan ibu anak-anakku, isteriku tersayang Dwi Puspita Rahyunie, tak mau kalah dengan anak-anak, in action dalam jalan-jalan kali ini.






Foto ini di sekitar jembatan Siti Nurbaya, ada si sulung Fadlun Rahmandika, Teguh Maliki Ramadhan, Fajrul Azmi Syahputra dan isteriku tersayang Dwi Puspita Rahyunie. Alhamdulillah, mereka sangat menikmati mudik lebaran kali ini.







Dengan suzuki apv yang kami carter, kamis sekitar pukul 09.40 pagi kami meninggalkan Binjai. dilepas oleh Fahmi, Renie dengan anak-anaknya serta beberapa tetangga. Karena jalanan macet, Binjai-Medan ditempuh hampir 3 jam. Fajrul Azmi Syahputra muntah beberapa kali. Tak jauh dari kantor tempat kami merentall mobil, Puasa Ramadhan kami lepas. Bakda zhuhur kami meninggalkan Medan yang hiruk pikuk. Route perjalanan kami dari Medan, lewat Kisaran, Sibolga, Porsea ?, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Nopan, Panti masuk terus melalui Pasaman Barat. Tidak melalui Bukit Tinggi. Jalan yang kami lalui lumayan berat dan rusak, walaupun kerusakan tidak panjang, tapi memerlukan nyawa extra. Selama dalam perjalanan, suzuki apv yang kami tumpangi, dua kali menyenggol orang. Satu becak mesin dengan penumpangnya terpental. Disini kami tertahan hampir 3 jam. Daerah Sibolga lewat sedikit dan sudah menjelang tengah malam. Sekali lagi di daerah Pasaman, seorang ibu-ibu yang kelihatan bingung dengan mengenderai kenderaan roda duanya. Sebelumnya istirahat di SPBU daerah menjelang Pasaman.


Jumat, 09 September 2011

Yang tercecer dari Reuni SMP III Pariaman


Rabu, 31 Agustus 2011 teman-teman se SMP ku datang ke rumah. Mereka adalah Sofia Yenti Siregar, Nelli Gusti, Tuti Sri Rahayu, Zulkifli. 30 tahun lalu kami pernah bersama dan 1 September 2011 kami kumpul di SMP Negeri III Pariaman,





Tampak dalam video Munardi, Herzadi Lazran, Adang James alias Ardi Taufik, Sofia Yenti Br. Siregar, Eni, Nelli Gusti, Tuti Sri Rahayu, Apuak Jasril. Sementara belakangan hadir Marjohan, Iswardhani, Azmiardi, Edi Tiawarman, Bujang Basri, M. Yunis alias Datuk, Ramadhani dan beberapa yang lainnya.

Selasa, 16 Agustus 2011

Sesama Guru PAI dari NAD





































Aq dengan mitraku ketikaAcara pelatihan guru PAI
SMK Se NAD dan Sum 'Ut di Naniko Medan.

I'm dan My Wife

Inilah beberapa gambar kecheriaan aq bersama ibu anak-anakku. Lokasi kegembiraan ini di Yogyakarta dan permainan air Hairos Medan. Mudah-mudahan saja kecheriaan ini terus berlanjut dan berlanjut dan berlanjut















Sabtu, 13 Agustus 2011

Dulu pernah ada dalam bagian lembaran hidupku
Ketika itu aq masih duduk di bangku es em pe, kelas dua
Karena sering barengan ke sekolah, aq senang dengan dia
Ternyata perasaan kami sama....................
Dia juga senang dengan aku.
Yahhh, karena senang sama senang ya senang aja
Hari hari jalan barengan dengan dia menambah senangku bertambah tambah senang
Daerah kami daerah yang masih kuat rasa religinya
Suara-suara sumbang seperti raungan ribuan lebah tidak menghalangi kami untuk menikmati
senangnya bersenang senang karena barengan
Senangku terpenggal ketika beberapa saat setelah kami bersenang senang pulang dari pesta teman
Duduk di meja di seberang kami seorang pemuda yang menikmati dengan rakus keelokan body
senangku itu
Aku penasaran, tapi cuma bisa mangkel ditelan dalam hati
Dengan sepeda yang kukayuh terengah engah karena jalan agak menanjak
"Senangku" bicara ngelanturrrr, tur tur tur tur
Bisa apa anak es em pe kelas dua !!!!
Detik digilas menit, menit ditikam jam, jam dikunyah hari
Beberapa hari setelah itu,
Dia "Senangku" membuang senangku begitu saja
Tiada lagi pergi bareng ke sekolah
Tiada lagi kebersamaan
Aq cuek.............
Aq sakit setelah ternyata "senangku" menggabungkan senangnya dengan jahanam yang ketemu di pesta itu.
Tapi itu tudak lama
Hari dicium minggu, minggu di setubuhi bulan
Beberapa saat kemudian "Senangku" mengepakan sayapnya singgah di senang-senang yang lain
Aq cueq
"Senangku" makin senang menghinggapi senang senang yang lain
Senangku sendiri nyaris mati
Bulan diperkosa tahun
tahun, tahun, tahun. tahun, dan tahun
32 tahun kemudian........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................................
dengan sengaja dan penasaran aku dapat menghubungi "senangku" dulu yang pernah menyenangkan senangku dan sama menikmati senang-senang saat barengan ke sekolah
Senangku tak bisa dilukis, sangat sangat indah
Senangku tak bisa diuntai dengan kata-kata puitis bagaimanapun bentuk tulisannya
Senangku sangat sangat saangat sangat senang
Senangku terusik karena "senangku" ini menanyakan senangnya yang dulu pernah dihinggapi "senangku"
Aq berang
"Senangku" mohon maaf
Aq gembira
senangku terusiq lagi, "senangku ini menanyakan senangnya yang dulu pernah dihinggapi
Aq marah
"Senangku" minta maaf
Detik dirayu menit. Menit dipacari jam. Jam dicium hari.
Hari dinikahi minggu.............................................................
"Senangku" berkisah tentang dirinya.................................
Ada madu, sedikit sekali !!!!!
Ada racun pahit, itu lebih banyak menemani bahagian hidup "senangku" itu
Dalam proses nenetralisir racun itu
dalam kesendirian hidup "senangku" yang sering menyendiri dan memandang hampa laut lepas
Irama lagu di video ini dikirimkannya lewat es em es ke aq
Aku merinding dalam pelukan malam ketika bersatu dengan cintaku yang hangat
"Senangku" kedinginan dipelukan malam yang jahat tapi dinikmati "Senangku"
Aq kepingin berbagi madu yang ada padaku
Semua aliran maduku berproses
Racun dihidupnya perlahan berkurang, berkurang dan berkurang
Semua nyaris normal sediakala ketika akhirnya "senangku" menyenangi "senang" yang lain
Saat ini, aq tidak kecewa
Saat ini aq tidak marah
Saat ini aq tidak gusar
Saat ini aku gembira
Saat ini aku melepaskan beban hidup yang tersa berat kupanggul selama beberapa saat
Saat ini aku bersyukur kepada Allah swt
"Senangku" ternyata mampu menyenangiku
Dalam kesempatan berproses,
aq nikmati "senangku"
"Senangku" ternyata menikmatinya juga.............................
Ohhhh Allah...............................................................................
Mudah-mudahan proses yang dijalankan "Senangku" menuju pelabuhan senangnya berjalan sesuai dengan yang kuinginkan.



Binjai, Ramadhan 1432 H.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops