Lencana Facebook

Senin, 30 Januari 2017

PDM BINJAI ADAKAN MANASIK HAJI

Drs. H. Yundiser MPd menyampaikan tausiyah pada bimbingan ibadah haji pertama Muhammadiyah Binjai (foto: Fuad)

BINJAI, menara62.com – Beberapa waktu lalu, kelompok bimbingan ibadah haji PDM Binjai periode 2015-2020 melaksanakan manasik ibadah haji pertama.
Bimbingan Ibadah Haji Muhammadiyah Binjai diketuai oleh Drs. H. Hendra Jones, sekretaris Drs. H. Fuad dengan anggota Drs. H. Supono, H. Bintamaela SPd, H. Sudiono SE, Dr. H. Yusmadi Yusuf, Hj. Jasmaniar SPsi, Hj. Idip Naemi SPd. Tim pembimbing H. Supriyadi Hasan Basri, H. Khairul Amrin MA dan H. Ramdani Lc.
Bimbingan Ibadah Haji Pertama Muhammadiyah Binjai dilaksanakan di komplek Gedung Dakwah Muhammadiyah Binjai diikuti oleh 13 calon haji dengan pembimbing pertama, Drs. H. Yundiser MPd yang juga ketua PDM Binjai.
Acara pembukaan dipandu oleh Fuad diawali dengan pembacaan al-Qur’an oleh Usman Bakar. Hendra Jones, ketua bimbingan ibadah haji Muhammadiyah Binjai dalam sambutannya menginformasikan bahwa tujuan pelaksanaan bimbingan ini agar peserta mendapat pencerahan perihal pelaksanaan ibadah haji.
Pelaksanaan dijadwalkan dua minggu  sekali dan terbuka untuk umum. Beliau juga berharap pada yang hadir untuk dapat mengingatkan kepada keluarga dan teman perihal kegiatan ini.
Sementara itu, Drs. H. Yundiser dalam awal tausiyahnya mengatakan bahwa dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi, dipastikan ibadah yang akan dilaksanakan adalah ibadah yang terakhir, bagi yang pertama hampir dipastikan juga yang terakhir, kecuali yang bersangkutan bagian dari TPIH yang ditunjuk pemerintah.
“Bapak, ibu, harus bersyukur karena tercatat sebagai bagian dari tamu Allah yang memenuhi panggilan allah lewat nabi Ibrahim as,” kata Yundiser.
Mengacu pada firman Allah, bagaimana pun berat dan susahnya memenuhi panggilan tersebut tetap diikhtiarkan. Tidak ada alasan, belum mendapat panggilan. Karena nabi Ibrahim as, jauh sebelumnya sudah memanggil umat.
Manasik ibadah haji pertama Muhammadiyah binjai diakhiri dengan diskusi/tanya jawab. Apa yang disampaikan akan dipertajam oleh tim pembimbing karena mereka dari Majelis tarjih PDM Binjai pada waktu waktu yang akan datang, ujarnya.(FUAD-Binjai)

(Sumber Menara62.com 29.01.2017

Jumat, 20 Januari 2017

Rakor PDM Binjai Wujudkan Manfaat untuk Semua


BINJAI, Suara Muhammadiyah-Beberapa waktu lalu, PDM Binjai melaksanakan rapat kordinasi antar majelis dan lembaga di lingkungan Muhammadiyah Binjai. Rakor dilaksanakan di komplek perguruan Muhammadiyah cabang Binjai, jalan KHA Dahlan Binjai dihadiri oleh seluruh pimpinan majelis dan lembaga yang ada di lingkungan PDM Binjai.
Drs H Yundiser MPd selaku ketua PDM Binjai dalam sambutan pembukaannya menyatakan bahwa pelaksanaan rakor dimaksudkan sebagai evaluasi kerja majelis/lembaga. Apa yang sudah dan belum dikerjakan setelah pelaksanaan raker di Bukit Lawang setahun lalu dan dua tahun kepemimpinan periode ini berjalan.
Rapat evaluasi, dipandu oleh As Adinata SPdI yang mengingatkan pentingnya mengukur sejauhmana tingkat kepatuhan kepada pimpinan. Jadi evaluasi penting dilakukan untuk mengetahui pencapaian yang sudah diperoleh. PDM Binjai mengapresiasi kegiatan kegiatan yang telah dilakukan oleh majelis seperti majelis tarjih dan tajdid yang  diketuai Buya Supriyadi Hasan Basri.
Buya Hasan Basri menyampaikan program yang telah berjalan, seperti pelaksanaan muzakarah tarjih beberapa waktu lalu. Majelis yang dipimpinya juga memprogramkan muzakarah tarjih Ramadhan yang akan datang.
Nur Nuh, ketua majelis wakaf dan kehartabendaan juga menyampaikan capaian yang telah dilakukan majelisnya. Menghimpun data aset milik persyarikatan. Mereka tidak segan-segan turun langsung ke ranting-ranting, setelah berkoordinasi dengan cabang. PDM berharap, periode ini database aset persyarikatan, khususnya tanah dapat terhimpun dengan jelas. Bekerjasama dengan badan pertanahan nasional, majelis yang dipimpinnya siap membantu cabang/ranting bahkan anggota untuk pengurusan surat surat tanah.
Lembaga Penanggulangan Bencana dibawah komando Afrudi MPd juga menyampaikan capaian yang telah dilakukan majelisnya. Menghimpun dan mendistribusikan bantuan seperti musibah gempa Aceh beberapa waktu lalu. Demikian juga majelis-majelis lain.
Majelis Lingkungan Hidup, pimpinan Buhari SAg yang juga kepala MTS Muhammadiyah melaporkan penghijauan dan penanaman pohon di lingkungan sekolah dengan memaksimalkan lahan yang ada. Pemanfaatan tabu lapot menjadi alternatif.
Majelis Pustaka dan Informasi dibawah pimpinan Muzhir SE siap meneruskan penyempurnaan tulisan sejarah masuknya Muhammadiyah ke kota Binjai. Bekerjasama dengan pengurus MPI periode sebelumnya, majelis yang dipimpinnya siap mempublikasikan segala kegiatan di lingkungan Muhammadiyah Binjai. Hal ini sejalan dengan wacana yang sedang berkembang, jihad kearsipan.
Rakor yang berlangsung satu hari itu, mencerminkan adanya energi kebersamaan untuk terus beramal dan berkarya di tengah tengah masyarakat. Beberapa majelis siap bersinergi, seperti Majelis Tabligh pimpinan Azwar Anas dengan mubalighnya, Majelis Pendidikan Kader pimpinan Ilham Khairi dengan programnya dan Majelis Dikdasmen dengan para guru di unit amal usaha binaannya. Majelis ekonomi pimpinan Azar Aswadi sebagai supplier segala sesuatunya. Majelis hukum dan HAM pimpinan Lukman Hakim SH yang siap mendampingi anggota dan simpatisan dalam hal terkait dan sebagainya.
Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) pimpinan Nazwar Anas yang memaksimalkan harta titipan Allah swt. Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting dibawah pimpinan Abdul Rahman Ayun  yang terus mengupdate data.
Dengan adanya kolaborasi dan sinergitas antar majelis dan lembaga diharapkan PDM Binjai semakin eksis dan manfaat kehadirannya dapat dirasakan masyarakat. Acara rakor diakhiri dengan harapan rencana yang telah diikhtiarkan, tidak hanya tinggal di atas kertas (Fuad).

Sumber : www.suaramuhammadiyah.co.id                                                                                 Rabu 18-01-2017

Senin, 16 Januari 2017

Hari Bermuhammadiyah Binjai Utara Soroti Krisis Kader di Cabang dan Ranting


BINJAI, Suara Muhammadiyah-Kegiatan rutinitas bulanan Muhammadiyah Binjai Utara kembali dilaksanakan. Pengajian dilaksanakan di ranting Muhammadiyah Jati Utomo, tepatnya di pasar IV China. Acara dipandu oleh Wahyuga Tri Sukma diawali dengan pembacaan al quran oleh Zawil Huda . 
Jemiin, ketua PRM Jati Utomo dalam sambutan selamat datangnya selaku tuan rumah mengisahkan sejarah dan keberadaan mesjid taqwa pasar IV China yang sudah puluhan tahun.Jemiin menyampaikan kegelisahan karena di pasar IV China anggota Muhammadiyah tinggal 2 orang atas nama Mustaqim berusia 97 tahun dan Legiman Soro berusia 69 tahun. Mereka bukan tidak berketurunan. Sangat diharapkan khatib yang bertugas hari Jumat benar benar memperhatikan tanggung jawabnya.
Sementara itu Juriadi MA, ketua PCM Binjai Utara dalam sambutannya pada pengajian yang dihadiri oleh keluarga besar Muhammadiyah se Binjai Utara, ortom seperti Aisyiyah, Pemuda dan IPM serta undangan lain menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Dr M Qorib MA yang juga dekan Fakultas Agama Islam UMSU dapat memenuhi undangan Muhammadiyah cabang binjai utara.
Juriadi juga menyampaikan kegembiraannya terhadap Ranting Jati Utomo yang memiliki 2 mesjid yang salah satunya tempat pelaksanaan acara hari ber Muhammadiyah Binjai Utara dengan jumlah anggota yang segelintir mampu memfasilitasi pelaksanaan pengajian tersebut.
Dia berharap, keberadaan anggota yang sedikit segera terpenuhi. PCM Binjai Utara akan mengadakan kerjasama dengan ortom yang ada guna melaksanakan pengkaderan. M. Qorib MA dalam tausiyahnya antara lain menggambarkan keberadaan umat Islam Indonesia saat ini. Indonesia saat ini dikelilingi faham faham yang membahayakan. Faham tersebut adalah Kapitalisme dan Komunisme.
“Kapitalisme dengan kekuatan modalnya dapat memutar balikkan fakta. Kasus yang melanda republik ini, ditayangkan minus kebaikan. Nyaris tidak ada pemberitaan perihal kebaikan, keharmonisan yang ada di lingkungan umat islam.  Komunisme dengan kebersamaannya. Faham yang mengusung semua serba sama/komunal. Umat islam harus mampu berfikiran cerdas. Inilah yang selama ini dilakukan muhammadiyah,” ujarnya.
Oleh karena itu, pemahaman ideologi Muhammadiyah harus selalu diasah, ditingkatkan. Dengan segala plus minusnya, Muhammadiyah sudah teruji, mampu berbuat dan beramal untuk masyarakat, bangsa dan negara. Bahkan dengan usianya yang lebih tua dari republik ini, muhammadiyah sudah sampai ke beberapa negara baik di eropah, timur tengah dan asia.
Qorib juga menyampaikan perbedaan antara Muhammadiyah turunan dengan Muhammadiyah “pendatang” atau Muhammadiyah Be Coming. Secara militan, kemuhammadiyahan pendatang memiliki nilai plus karena melalui pengkaderan. Contohnya sekretaris PP Muhammadiyah,  Abdul Mu’ti dan Dien Syamsuddin.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pembaitan 6 anggota baru dipandu oleh Drs. Fuad, wakil ketua PCM Binjai Utara. Dalam sambutannya setelah pembaitan anggota, Fuad berharap anggota yang baru dibaiat dapat memperluas wawasan kemuhammadiyahannya dengan membaca Majalah Suara Muhammadiyah atau Majalah Suara Aisyiyah. Dengan mengkonsumsi informasi melalui media resmi persyarikatan, sudah memadai.
Hari ber Muhammadiyah Binjai Utara diramaikan dengan stand toko daerah Suara Muhammadiyah Cabang Binjai yang berhasil mensosialisasikan Tafsir At Tanwir dan Soal Jawab Agama Jilid 1-7 diakhiri dengan makan siang bersama (Fuad Binjai). 
Sumber : www.suaramuhammadiyah.co.id                                                                                 Senin 16-01-2017

Selasa, 27 Desember 2016

Pelantikan bersama Ortom AMM Binjai


BINJAI, Suara Muhammadiyah-Memenuhi wujud kebersamaan antar Ortom AMM, beberapa Ortom AMM Binjai melaksanakan acara bersama. Acara yang digelar adalah pelantikan PD PM, PD IPM dan Taaruf PD Nasyiatul Aisyiyah Binjai. Acara dilaksanakan di gedung pertemuan Putri Azzahra Binjai. Acara pelantikan dihadiri keluarga besar Muhammadiyah Binjai, termasuk pimpinan dan staf pegawai amal usaha di lingkungan Muhammadiyah Binjai dan beberapa alumni PD PM Binjai.
Pelantikan ini dihadiri langsung oleh ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjunta, MM. Bahkan disela sela tamu undangan, kelihatan juga hadir H Ir Anizar Simanjuntak, yang tidak lain adalah ayah kandung ketua umum PP PM, Dahnil Anzar Simanjuntak. Turut juga hadir dari HMI Binjai, KNPI Binjai dan organisasi kepemudaan lainnya.
Sebelum prosesi acara, hadirin dihibur oleh musik dan tari serta marching band MTs/MAS Muhammadiyah Binjai pimpinan Juriadi, SAg, SPdi, MA (alumni PD PM Binjai). Acara yang dipandu oleh Aulia Sitompul diawali dengan pembacaan al Quran oleh qori Zawil Huda, SE.
Ketua pelaksana Ahmad Hidayat, SPd dalam sambutannya antara lain mengucapkan terimakasih atas bantuan keluarga besar Muhammadiyah sekota Binjai. Prosesi pelantikan dimulai dari pembacaan SK PW IPM oleh ketua PW IPM Sumatera Utara Arbi Kalimantan SP. Kemudian Taaruf PD Nasyiatul Aisyiyah dipandu oleh pengurus NA wilayah Noni Risnawelli SE. Prosesi pelantikan PD PM Binjai dilakukan oleh ketua umum PW PM Sumatera Utara M. Basir Hasibuan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima antara pengurus sebelumnya dengan pengurus akan datang.
Penandatanganan disaksikan oleh ketua PD Muhammadiyah Binjai, Drs. H. Yundiser MPd dan ketua umum PP PM, Dahnil Anzar Simanjuntak. Turut memberikan sambutan kepala BAPPEDA Langkat, yang juga ketua PD Muhammadiyah Langkat, H Sujarno Ssos, Msi mewakili alumni PD PM Binjai. Beliau sangat mengapresiasi acara bareng AMM Binjai seraya berharap, kedepannya para pengurus yang dilantik tetap dapat bersinergi dalam mengaktualisasikan amal amal saleh. Peka terhadap lingkungan dan dapat menjadi teladan bagi OKP OKP lain.
Noni Risnawelli SE dari PW NA dalam sambutannya menyambut baik acara bareng yang digelar AMM Binjai. Dia mengingatkan khusus bagi pengurus PD NA, untuk mempersiapkan segala sesuatunya menghadapi musyawarah wilayah Nasyiatul Aisyiyah yang akan dilaksanakan awal tahun depan. PD NA harus lebih bekerja keras untuk mempersiapkan kader kader pengganti. Setiap rumah tangga, bapak Muhammadiyah atau ibu Aisyiyah yang mempunyai putri adalah calon kader yang sangat diharapkan.
Sementara itu M. Basir Simanjuntak, ketua PW PM Sumatera Utara dalam sambutannya antara lain mengingatkan di antara banyak suara menyerukan toleransi, di kalangan persyarikatan masalah kajian tentang toleransi sudah tamat. Warga persyarikatan, sudah sangat cerdas dalam mengaplikasikan toleransi.

Pada kesempatan yang sama ketua PD Muhammadiyah Binjai Drs H Yundiser MPd tidak dapat menyimpan rasa bangganya atas inisiasi pelaksanaan acara yang barengan. Di samping kelihatan ramai juga bernilai syiar lebih. Taaruf PD Muhammadiyah tahun lalu saja tidak semeriah ini. Dia mengingatkan peran strategis pemuda. Baik di lingkungan persyarikatan maupun di tengah tengah masyarakat. Dengan energi yang dimiliki ditambah dengan kolaborasi sesama angkatan muda segala sesuatunya lebih mudah, lebih solid dan diperhitungkan.
Sebagai puncak acara, tausiyah ketua umum PP PM, Dahnil Anzar Simanjuntak. Sulung dari 8 bersaudara yang semenjak SMA ini mengajak angkatan muda khususnya Pemuda Muhammadiyah untuk memaksimalkan tenaga dan pikiran melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Selalu berbuat untuk kehidupan yang lebih bermakna. Usia muda adalah usia penentuan, bagaimana manusia itu ke depannya (Fuad Binjai). 
Sumber : www.suaramuhammadiyah.id. Selasa 27.12.2016

Minggu, 25 Desember 2016

Hari Bermuhammadiyah Binjai Selatan


BINJAI, Suara Muhammadiyah-Jika sebagian besar orang berleha-leha di hari libur, tidak demikian dengan warga persyarikatan. Hari libur adalah Hari Bermuhammadiyah. Hari libur adalah hari menggembirakan diri dengan beraktivitas di Muhammadiyah, seraya berharap ridha Allah swt.
Demikian bagian cuplikan sambutan tuan rumah,ketua PRM Binjai Estate, HA. Rahim dalam acara pengajian gabungan Muhammadiyah se-cabang Binjai Selatan beberapa waktu lalu.
Sementara itu, ketua PCM Binjai Selatan, Salmarudin Gultom SH dalam sambutannya berharap, dengan adanya rencana pembangunan SDIT Muhammadiyah Binjai Selatan diharapkan semua warga persyarikatan termasuk Ortom terus berkoordinasi, bahu-membahu demi terwujudnya rencana pembangunan sekolah tersebut.
Acara yang dipandu oleh Jefri Gultom dan pembacaan al-Quran oleh Evan Ferari Gultom diikuti oleh seluruh keluarga besar Muhammadiyah se cabang Binjai Selatan termasuk Ortom yang ada, PCA, PCPM dan PC IPM Binjai Selatan.
Penggalangan dana dalam rangka meringankan penderitaan korban gempa Aceh berhasil menghimpun uang sebanyak Rp 380 ribu. Sementara itu al ustadz As Adinata SPdI dalam awal tausiyahnya mengapresiasi Gultom bersaudara yang terlibat dalam acara pengajian tersebut.
Selanjutnya mengingatkan kewajiban manusia, berpedoman kepada al Quran surah adz Dzariyat ayat 56 dan kewajiban anggota mengacu pada ART Muhammadiyah pasal 7. “Jika kita berpedoman kepada ke duanya maka dipastikan tidak ada ranting yang tidak bergerak. Lebih lebih jika disadari bahwa ranting adalah ujung tombak persyarikatan. Ibarat pohon, ranting adalah akar. Jika ranting kokoh, cabang, daerah, wilayah dan seterusnya akan kokoh,” ujarnya (Fuad Binjai). 
(Sumber www.suaramuhammadiyah.id)                                                                                         Sabtu 24-12-2016

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops