Lencana Facebook

Rabu, 14 September 2016

PDA Kota Binjai Gelar Musyda ke-12

Beberapa waktu lalu, PDA Kota Binjai menggelar Musyda ke 12 dengan tema Gerakan perempuan muslim untuk mencerahkan bangsa. Diikuti oleh keluarga besar Muhammadiyah Perempuan termasuk Nasyiatul Aisyiyah, dan terdiri dari 5 PCA, 24 PRA sekota Binjai. Musyawarah Daerah ke 12 Aisyiyah kota Binjai yang dilaksanakan di Komplek Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Binjai tepatnya di MTS/MAS Aisyiyah Kebun Lada dan sepakat memilih Djasmaniar SPSi sebagai ketua PDA Binjai periode 2015-2020.
Dalam acara pembukaan yang dihadiri oleh PDM Binjai, yakni Drs. H. Hendra Jones dan Trio Pahlawan ST, MT. Hendra Jones yang juga sekretaris PDM Binjai periode 2015-2020 dalam sambutannya mengingatkan peran strategis Aisyiyah sebagai Organisasi Otonom Istimewa di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah. Hendra juga mengingatkan sistem kepemimpinan yang dianut Muhammadiyah yakni kolegial atau bersama-sama. “Sistem kepemimpinan ini juga berlaku di semua organisasi otonom Muhammadiyah,” ungkap Hendra.
Idip Naemi, Ketua PDA periode 2010-2015, dalam pidato iftitahnya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan yang telah dilalui selama 2 periode jabatannya sebagai ketua. Sekaligus juga mohon maaf jika selama kepemimpinan beliau ada hal-hal yang belum sesuai dengan apa yang diinginkan.Sementara itu, PW Aisyiyah yang diwakili Fitri Wijaya Wati SPSi, MPd, dalam sambutannya membuka acara Musyda juga mengingatkan perlunya kebersamaan di setiap tingkat kepemimpinan lebih lebih dalam pengelolaan Amal Usaha. Fitri juga mengingatkan perlunya peserta menambah wawasan kemuhammadiyahan yang salah satu caranya adalah banyak membaca seperti Suara Aisyiyah, salah satu media resmi persyarikatan adalah Suara Aisyiyah.
Acara pembukaan yang dihadiri oleh undangan dari Amal Usaha lingkungan Aisyiyah juga ditandai dengan penyerahan buku Ekonomi Syariah oleh penulisnya yang juga PW Aisyiyah Sumatera Utara, Siti Muji Atun,SE, MM dan Drs. Fuad juga berbagi buku berjudul Kalam dan Hikmah terbitan Suara Aisyiyah berisi kumpulan tulisan keagamaan dalam jumlah terbatas. Dalam kesempatan ini, Siti Muji Atun juga berbagi ilmu dan pengalaman lewat sesi acara Musyda dengan materi Wirausaha berbasis Syariah.
Acara pemilihan dan penyusunan pengurus di dampingi Fitri Wijaya wati Spsi,MPd menyepakati pengurus Aisyiyah Binjai sebagai berikut: ketua Djasmaniar SPSi; Wakil Ketua Idip Naemi, SPd, Dra. Nurasiah, Sugiani dan Misiyem Pama; Sekretaris Salmiah; Wakil Sekretaris, Dra. Susilawati; Bendahara, Risiati. Susunan Pengurus tersebut dibantu Majelis Tabligh dengan ketua Surini; Majelis Pembinaan kader oleh Rohani; Majelis Dikdasmen, Sri Kelana SPd; Majelis Kesehatan, Dra. Deliana; Majelis MKS, Yanelfi; Majelis Ekonomi, Herlina; dan Majelis Hukum dan HAM, Sukriati. (Fuad-ed Thari)
Dimuat di Suara Muhammadiyah. Kamis 18-02-2016

Minggu, 01 Mei 2016 , 18:41:00 WIB

Walikota Binjai: Muhammadiyah dan Aisyiyah Ikut Berperan Tingkatkan Pendidikan

Laporan: Putra

Walikota Binjai, M. Idaham minta Pimpinan Daerah ( PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah meningkatkan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Dihadapan ratusan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah serta organisasi otonom Muhammadiyah pada Taaruf pengurus PD Muhammadiyah dan Aisyiyah priode 2015 -2020, di Pendopo Umar Baki, Sabtu( 30/4), mengingatkan tantangan beragama dan bermasyarakat dimasa kini.

Sebagai perserikatan mempunyai visi amar maaruf nahi mungkar serta bergerak dibidang dakwah dan pendidikan, pengurus daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah kota Binjai harus cerdas.

Keterbukaan informasi tanpa batas saat ini banyak umat memperoleh pengetahuan ilmu keagamaan yang di terjemahkan sendiri, kadangkala tidak sesuai dengan ajaran sebenarnya.

"Ini menjadi tugas PD Muhammadiyah dan Aisyiyah agar umat tidak sesat, ujar idaham.

Selain itu, Wali Kota Binjai berharap warga Muhammadiyah aktif membina generasi muda terhadap bahaya narkoba, perjudian ,prostitusi dan lainnya yang merusak sendi keagamaan.

Khusus, bahaya narkoba, diminta warga Muhammadiyah dan Aisyiyah turut aktif memerangi narkoba.

"Jangan takut melapor kepada Polri, dan jangan terima bantuan dari orang yang diketahui sebagai bandar narkoba, tegasnya.

Bahaya narkoba di Binjai dikendali mafia sangat merusak generasi muda.

Ketua PD Muhammadiyah terpilih Yundiser, mengemukakan Taaruf PD Muhammadiyah dan Aisyiyah, merupakan momentum meningkatkan perserikatan Muhammadiyah di Binjai.

Dikemukakan, Muhammadiyah Binjai saat ini membina berbagai pendidikan di berbagai cabang. Diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama gedung Muhammadiyah di jalan Perintis Kemerdekaan bisa terselesaikan  dan PD Muhammadiyah mengucap terima kasih kepada Wali Kota M. Idaham yang sudah membantu.

Pada Taaruf PD Muahmmadiyah dan Aisyiyah yang dihadiri PW Muhammadiyah Sumatera Utara, juga tokoh Muahmmadiyah Kota Binjai akan diselenggarakan bakti sosial khitan masal kepada 57 orang warga kurang mampu.[rgu]
Medanbagus.com

Walikota Binjai Silaturahmi Bersama Warga Muhammadiyah
MedanBisnis - Binjai. Walikota Binjai HM Idaham SH Msi dan ketua TP PKK Hj Lisa Andriani, SPi, menghadiri silaturahmiMuhammadiyah di Pendopo Umar Baki, Sabtu ( 25/7). Di hadapan ratusan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Binjai, Idaham sangat mengapresiasi berbagai program Muhammadiyahdengan amar makruf nahi mungkar serta meningkatkan pendidikan. Walikota Binjai juga berharap silaturahmi wargaMuhammadiyah yang dihadiri pengurus Aisyiyah, Tapak Suci dan komponen lain dapat meningkatkan amal Muhammadiyah .
Kepada perwakilan Muhammadiyah Binjai yag akan megikuti muktamar di Makasar, Idaham berpesan untuk mengambil hikmah hasil muktamar guna dijadikan program di Kota Binjai.

Sebagai organisasi tertua di Indonesia, Muhammadiyah punya andil cukup besar dalam kemerdekaan dan pembangunan, begitu juga di kota Binjai, Muhammadiyah cukup berperan aktif membantu proses pembangunan kota Binjai menjadi kota idaman.

"Dengan silaturahmi kerja sama yang sudah dibina hendaknya dapat dilanjutkan," katanya. Idaham juga berhaap warga Muhammadiyah Kota Binjai mendoakannya untuk melanjutkan kepimpinan di kota rambutan tersebut.

Pengurus Muhammadiyah Binjai Dasril Suar, mengemukakan, kerja sama Pemko Binjai dengan Muhammadiyah selama kepimpinan HM Idaham sangat erat. WaliKota melalui Pemko Binjai juga membantu berbagai sarana termasuk dana operasional masjid Taqwa.

Silaturahmi Muhamamdiyah Kota Binjai dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Sumut Drs H Dalail Ahmad, MA, Ketua Muhammadiyah Binjai As Adinata, Ketua STAI Al Islahiyah Drs. H. Yundiser, MPd dan tausiyah di sampaikan Ketua MUI Binjai DR. HM Jamil, MA. (arma delisa)

Sumber : Medan Bisnis 27 Juli 2015, pukul 10:42

Wali kota Binjai Bantu Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Binjai

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ahmadi
TRIBIN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Binjai  M Idaham  berjanji akan membantu penyelesaian pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Binjai. Wali kota menilai keberadaan gedung sangat  penting  untuk mendukung misi  dakwah  Muhammadiyah.
“Dakwah harus didukung sarana dan prasarana yang memadai,” kata  Walikota M Idaham  kepada pengurus daerah (PD) Muhammadiyah Kota Binjai yang beraudiensi kepada walikota , Selasa (24/5) di kantor Wali Kota Binjai.
Kunjungan PD Muhammadiyah dipimpin Azar Asmadi untuk  melaporkan rencana pelantikan  pengurus  baru pada tanggal  5 Juni mendatang  di  mesjid Taqwa   kelurahan Bakti Karya kecamatan Binjai  Selatan sekaligus  meminta kesediaan  wali kota  untuk hadir.
Dalam kesempatan itu Wali Kota M Idaham mengajak pengurus baru untuk lebih  meningkatkan  perannya membina  ummat  Kota Binjai berpenduduk  mayoritas beragama Islam  harus menjadi barometer  pembinaan  umat  Islam terutama  kalangan generasi muda.  Dan pemko  tidak bisa sendiri  melakukan pembinaan  tanpa  dibantu  organisasi Islam yang ada, kata Wali Kota Binjai.
Menurut Walikota  Binjai dalam masa kepemimpinannya ada kebijakan tidak populer  namun berdasarkan aturan  harus  dilakukan.  Seperti  kebijakan  pemberhentian honorer satpol PP yang menuai protes. Sesuai peraturan pemerintah (PP) Nomor 48/2005  tidak dibenarkan lagi menerima  tenaga  honorer. Sedangkan   pada PP Nomor 6 /2010  petugas Satpol PP harus  berstatus PNS. Pemko tidak bisa membayar gaji mereka  karena   tidak ada dasar hukumnya.
Karenanya wali kota mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh bila ada oknum berjanji bisa  mengatur  seseorang  menjadi  honorer  apalagi  menjadi  PNS  di Pemko  Binjai.  Seolah – olah  untuk menjadi PNS  hanya  perlu tanda tangan wali kota.
“Perlu  pembelajaran kepada masyarakat   bahwa segala sesuatu   yang  dilakukan  pemko terikat pada aturan”, jelas Wali Kota M idaham  sembari  mengajak  Pengurus  Muhammadiyah sebagai  tokoh masyarakat bisa berperan menjelaskan hal tersebut  ke  pada masyarakat .(ahm/tribun-medan.com)

Sumber : Harian TribunNews 24 Mei 2011 


BINJAI —Beberapa hari lalu, Pemuda Muhammadiyah kota Binjai menggelar Musyda XI bertempat di Komplek Perguruan Muhammadiyah dan Gedung Dakwah Muhammadiyah kota Binjai. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM), Pimpinan Daerah Hisbul Wathan (PD HW), dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Binjai serta perwakilan Cabang dan Ranting se-kota Binjai.
Ir. Irwan Yusuf alumni PDPM kota Binjai dalam sambutannya mengingatkan, program prioritas Pemuda Muhammadiyah adalah pemberdayaan cabang dan ranting. Karena selama ini, potensi Cabang dan Ranting belum begitu dimaksimalkan.
Menurut Irwan, Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pelopor, pelangsung, penyempurna amal usaha Muhammadiyah. Akhir-akhir ini, lanjut Irwan tidak sedikit dari Pemuda Muhammadiyah yang silau akan dunia politik praktis. “Silahkan aktif berpolitik, akan tetapi tetap menjunjung tinggi asas persyarikatan”, pesanya.
Hal serupa juga disampaikan Drs H Yundiser Ketua PDM kota Binjai. Menurutnya, mengoptimalkan potensi Cabang dan Ranting penting dilakukan Pemuda Muhammadiyah. Optimalisasi itu dilakukan dengan cara memberikan pembinaan dan pendampingan. “Kalau pembinaan tersebut tidak segera ditindaklanjuti, dikhawatirkan Cabang dan Ranting akan menjadi binaan kelompok lain”, tutur Yundiser.
Turut hadir mewakili Pemerintahan kota Binjai, Zurqani Kabid Bina Ideologi dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbang Pol pada acara tersebut. Zurqani sangat mengapresiasi pelaksanaan Musyda XI Pemuda Muhammadiyah kota Binjai. Menurutnya, pemuda yang berkarakter adalah pemuda yang berpedoman kuat kepada al-Qur’an dan Sunnah. Karena dengan berpegang teguh terhadap kedua pedoman itu, pemuda akan mampu menghadapi segala tantangan zaman. “Maka kembalilah kepada Qur’an dan Sunnah agar Pemuda Muhammadiyah bisa dijadikan panutan bagi organisasi kepemudaan yang lain”, kata Zurqani.
Dari Musyda yang bertemakan “Meneguhkan Dakwah dan Meninggikan Moral untuk Indonesia yang Berkemajuan”tersebut, terpilihlah Ketua PDPM kota Binjai baru Denny Boy yang memperoleh suara terbanyak dengan 52 suara. Disusul di bawahnya Suwardiamsyah 48 suara, Yuswandi Irsandiasmo 7 suara dan M. Iqbal 2 suara. Kemudian terpilih juga pengurus harian untuk mendampingi Denny, yakni Ahmad Hidayat, Muhammad Iqbal, Aulia Rahman Sitompul, Hamzah Affandi Batubara, Effan Ferrari Gultom, Yuswandi Irsandiasmo, Nugraha, dan Surya Wayan Hadi. (fd/ed.gsh)
Sekedar mengingatkan, berita tulisan ini adalah berita tulisan yang telah pula dimuat di Suara Muhammadiyah edisi nomor 7, 1-15 April 2016. Di majalah Suara Muhammadiyah jelas tertera nama saya (Fuad). Koq di sini (gsh). Siapa itu ???

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops